Sasaran

Adapun sasaran pembangunan kesehatan untuk mewujudkan kualitas hidup sehat masyarakat Maluku dalam berbagai aspek secara berkesinambungan, adalah :

  1. Pelibatan masyarakat untuk bersama-sama dan secara pro-aktif ikut menanggulangi masalah kesehatan.
    • Memberdayakan masyarakat umumnya dan masyarakat miskin pada khususnya agar berkemampuan terutama dalam mengembangkan kualitas hidup sehat dan sekaligus dapat mencegah penyakit.
    • Mengembangkan sumberdaya manusia [SDM] kesehatan yang berkompeten di setiap desa, didukung oleh ketersediaan obat esensial yang cukup dan alat kesehatan dasar.
  2. Optimalisasi ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan.  
    • Mengembangkan aksesibilitas terhadap pelayanan kesehatan oleh Rumah Sakit dan Puskesmas yang memenuhi standar mutu berdasarkan Gugus Pulau di wilayah kerjanya masing-masing.
    • Memperpendek rentang kendali pelayanan kesehatan berbasis Gugus Pulau melalui pembangunan sarana dan prasarana kesehatan yang menjamin kemudahan keterjangkauan dan standar mutu.
  3. Peningkatan kapasitas SDM dan manajemen pembangunan kesehatan.
    • Mengembangkan sistem pengawasan yang memungkinkan kejadian penyakit, kejadian luar biasa [KLB] dan wabah penyakit bisa terlaporkan dan tertanggulangi secara cepat dan tepat, termasuk pengendalian pencemaran lingkungan yang sesuai dengan standar kesehatan.
    • Mengembangkan sumberdaya manusia yang profesional, antisipatif dan responsif, didukung sistem manajemen pembangunan kesehatan berbasis Gugus Pulau.
    • Mengembangkan sistem penyediaan farmasi, makanan dan perbekalan kesehatan yang memenuhi syarat.
    • Mengembangkan Sistem Informasi Kesehatan yang based evidence di Provinsi Maluku.
  4. Kerjasama lintas sektoral dan penganggaran.
    • Mengembangkan kerjasama lintas sekotoral dalam rangka memantapkan pembangunan berwawasan kesehatan.
    • Melakukan koordinasi yang bersinergi dengan Pemerintah dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam lingkup Provinsi Maluku dalam rangka prioritasi anggaran bagi pembangunan kesehatan.
    • Menegaskan pemanfaatan anggaran kesehatan yang diorientasikan terutama bagi upaya pencegahan dan promosi kesehatan.
    • Melaksanakan sistem jaminan pembiayaan kesehatan terutama bagi masyarakat miskin.